Minggu, 19 Mei 2013

Antara Dulu dan Sekarang



Antara Dulu dan Sekarang

DULU aku pernah sangat kagum pada manusia cerdas, kaya raya, berhasil dalam karir dalam hidupnya juga dan sebagainya
SEKARANG aku memilih mengganti kriteria kekagumanku kepada manusia yang hebat di mata Tuhan, sanggup taat dan setia kepada-Nya sekalipun sering penampilannya bersahaja atau biasa saja

DULU aku memilih marah karena merasa harga diriku dijatuhkan, ketika orang menyakitiku, menggunjingku, atau bahkan menyindirku
SEKARANG aku memilih bersyukur dan berterimakasih, karena aku yakin ada pahala untukku dari mereka ketika aku mampu memaafkan dan bersabar

DULU aku memilih mengejar harta dunia dan menumpuknya semampuku. Ternyata aku sadar bahwa kebutuhanku hanyalah makan dan minum untuk hari ini dan bagaimana cara membuangnya dari perutku
SEKARANG aku memilih bersyukur dengan apa yang ada dan memilih bagaimana aku bisa mengisi waktuku hari ini dengan penuh makna dan bermanfaat untuk sesama.

DULU aku berfikir bahwa aku bisa membahagiakan keluarga, orang tua, saudara dan teman-temanku nanti seandainya aku berhasil dengan duniaku. Ternyata yang membuat kebanyakan mereka bahagia adalah sikap, tingkah dan sapaku
SEKARANG aku memilih menbuat mereka bahagia dengan apa yang ada padaku.

DULU aku memilih membuat rencana-rencana dahsyat untuk duniakutapi ternyata aku menjumpai teman dan saudara-saudaraku begitu cepat menghadap kepadaNya. Tak ada yang bisa menjamin besok aku akan bertemu Matahari. Tak ada yang bisa memberikan garansi untukku bahwa apakah aku masih bisa menghirup udara ketika besok menjelang.
SEKARANG aku lebih siap untuk menghadap kepadaNya sebagai Rencana Besarku tanpa meninggalkan rasa sakit hati dan merugikan orang lain akibat perbuata dan kesalahanku

Iis A. Safitrii :’)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar