Senin, 13 Mei 2013

Tentang Cinta

Detak jantung terus terus berlantun, langkah kaki tetap terpadu dalam lembaran penuh warna kehidupan angan yang terpendam kan terwujud
Cita-cita yang tinggi kan tercapai dengan usaha serta keriangan dan kesungguhan.
Itulah arti dari mencintai Diri Sendiri

Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendoakannya. Walaupun dia tidak berada di sisi kita
Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan
Dua tangan untuk memegang
Dua telinga untuk mendengar
Dua mata untuk melihat
Tetapi mengapa tuhan hanya menganugerahkan Sekeping hati kepada kita?
Karena tuhan telah memberikan sekeping hati lagi kepada Seseorang untuk kita mencarinya.
Itulah cinta

Jangan sesekali mengucapkan Selamat Tinggal jika kita masih mau Mencoba
Jangan sesekali Menyerah jika kita masih merasa Sanggup
Jangan sesekali mengatakan kita Tidak Mencintainya lagi jika kita masih tidak dapat Melupakannya
Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan, walaupun mereka telah dikecewakan
Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka di khianati
Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangun kembali kepercayaan
Jangan sampai kita menyimpan kata-kata cinta kepada orang yang tersayang.
Hingga dia meninggal dunia dan akhirnya kita terpaksa mencatat kata-kata cinta itu pada pusara
Sebaiknya ucapkanlah kata-kata cinta yang tersimpan di benak kita sekarang selagi ada hayatnya
Mungkin tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu orang yang tepat
Kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas karunia tersebut

Cinta dapat mengubah Pahit menjadi Manis
Debu menjadi Emas
Sakit menjadi Sembuh
Penjara menjadi Telaga
Derita menjadi Nikmat
Dan kemarahan menjadi Rahmat

Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintai kita
Tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kita tidak pernah memiliki keberanian untuk mengungkapkan cinta itu kepadanya.
Seandainya kita ingin mencintai atau memiliki hati seseorang, ibarat kata seperti memetik sekuntum mawar merah. Kadangkala kita mencium harum mawar tersebut tetapi adakalanya kita merasakan disaat duri mawar tersebut menusuk jari.
Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kita bertemu dengan seseorang yang sangat berarti bagi kita. Hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi berarti dan kita harus membiarkannnya pergi.

Kadangkala kita tidak menghargai orang yang mencintai kita sepenuh hati sehingga kita kehilangannya. Pada saat itu tiada guna penyesalan karena perginya tanpa berkata lagi
Cintailah seseorang itu atas dasar "Siapa dia sekarang" dan bukan "Siapa dia sebelumnya" karna masa lalu tidak perlu diungkit lag, sekiranya kita benar-benar mencintainya setulus hati
Masa lalu kamu punya kamu
Masa lalu aku punya aku
Tapi, masa depan Kita itu punya kita bersama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar